4.03.2020

Menikmati Pahit

Jumat, 3 April 2020 (9 Sha'ban 1441 H)
Hari ke-19 swakarantina.

Kemarin tidak ngeblog karena ketiduran awal. Sayang rasanya, tapi sudah lewat, jangan disesali. Bukan begitu? :)

~~~

Beberapa waktu belakangan ini saya terpapar tren dalgona coffee ala Korea. Tiap buka youtube, adaaa saja rekomendasinya. Begitu juga di status WA dan feed IG. Pokoknya ngehits gitu lah.

Sebenarnya saya tidak tertarik sama sekali dengan kopi dalgona, bahkan untuk sekadar melihat cara pembuatannya. Mungkin karena bukan pencinta kopi. Semua berubah setelah saudari saya membagikan link video tutorial minuman ini beberapa hari lalu via WA (dan saya menontonnya sampai habis, wkwk), saya jadi tahu deh caranya. Nah, kalau sudah begini, rasa penasaran jadi muncul. Bermodal 3 bahan, saya mulai meramu sesuai resep yang saya tahu. Masalahnya ngocoknya nih. Alat dapur di rumah kami kan jauh dari lengkap.

Menurut info yang saya dapat, kalau kita mengocok bahan dalgona menggunakan mixer listrik,  perlu waktu 5 menitan. Kalau pakai pengocok manual (whisk), perlu waktu 10 menitan. Nah, karena tak punya whisk apalagi mixer, saya pun coba memakai yang ada. Yup, benar: garpu! Supaya tidak bosan dan tidak mudah lelah saat mengocok, saya siasati dengan mengalihkan mata ke laptop, nonton youtube.

Sesuai perkiraan, dalgona yang dikocok dengan garpu perlu waktu lebih lama, minimal 15 menitan. Lumayan sengal dikit, tapi alhamdulillah jadi. Tinggal nyicip.

Sejak awal, niat saya membuat ini adalah untuk suami yang suka minum kopi. Biasanya suami minum kopi pahit. Setelah menyicip kopi dalgona homemade by saya, suami memberikan komentar. Menurutnya kopi dalgona punya citarasa unik dan manis. Wah, seunik apa tuh? Saya pun tertarik untuk mencoba. Sayangnya, lidah saya tidak kuat. Pahiit sekali.. xp  Kena ketawakan suami deh, wkwk

Pahit kopi mengingatkan pada pahit hidup. Kadang tak terhindarkan. Yah, macam wabah corona mungkin, yaa. Banyak kemudahan dan hidup jadi berkurang sejak corona masuk negeri. Tapi bagaimanapun harus dijalani dengan rela..

0 comments:

Post a Comment

Pesan dimoderasi

Follow by Email