5.06.2016

Nongkrong Malam di Taman Putussibau

Okey, hari ini saya lagi-lagi cerita tentang kenangan jalan-jalan di Kota Putussibau. Semoga yang baca tidak pada bosan ya.. ^^

Kalau sebelumnya banyak cerita tentang JJS alias jalan-jalan sore, kali ini saya mau cerita tentang jalan-jalan malam saja. Eh bukan jalan-jalan juga sih, melainkan nongkrong. Ecie, yanet nongkrong... xD

Tempat nongkrong kali ini adalah Taman Putussibau.

Taman Putussibau di kala malam
Taman Putussibau di kala malam

Di postingan sebelumnya tentang Taman Putussibau, saya pernah menyebutkan tentang cafe yang sepi kan? Nah, ternyata saat malam, cafe ini lebih hidup, walaupun tidak terlalu ramai juga sih. Banyak kursi kosong. Cafe lebih hidup karena adanya layar tancap. Saya kurang tahu menayangkan acara apa, soalnya kami tidak singgah ke cafe-nya.

Kami sampai di Taman Putussibau sekitar pukul 8 malam. Setelah memarkirkan motor, saya dan Kanda berjalan ke arah taman tepi sungai. Rencana awal, mau ke lanting lagi untuk menikmati bintang-bintang di langit malam yang cerah. Romantis. Eehh, tapi rupanya tangga menuju lanting agak basah karena air naik, pasang. Jadi batal deh ke lanting. Ngeri juga saya, malam-malam begitu melihat air sungai yang tinggi. Apalagi penerangan di sekitar lanting kurang memadai. Kalau tergelincir, seram. Sungai Kapuas arusnya deras euy, hiey.. *kepikiran macam-macam

Batal ke lanting, kami berjalan ke arah bangku-bangku taman yang dibangun di tepian sungai. Di sini lumayan tempatnya: sepi, tenang, temaram, bisa melihat bintang. Di satu sisi, penerangan yang kurang membuat kami bisa menikmati langit malam dan kelamnya sungai, tapi di sisi lain agak seram sih. Ada perasaan khawatir dengan kemungkinan tindakan kriminal. Jadi sambil duduk-duduk, kami berdua tetap jaga jarak dan waspada kalau-kalau ada yang lewat. Syukur alhamdulillah sampai kami pulang, sekitar pukul setengah 10 malam, kami baik-baik saja. Sesi bertukar cerita sambil menikmati bulan dan sungai pun berjalan lancar. Kurang tahu sih kalau di atas jam segitu. Saran saya sih supaya aman, ya, jangan keluar terlalu malam. Tidak baik juga buat kesehatan, kan..

Harapan saya terhadap semoga ruang terbuka hijau dan biru Kota Putussibau ini bisa lebih tertata dan terkelola dengan baik, tetap aman dan nyaman, dan tentunya tetap murah meriah bagi masyarakat umum.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2 comments:

  1. Tamannya oke ya mba? Karena malam tidak terlihat jelas :)

    ReplyDelete
  2. wuaaa.. :D lagi lagi potonyaaa baggguusss... hehehe gara-gara kk post begini, saya jadi surfing putussibau.. bis semuanya yang banyak tentang putussibau.. trus di post yang jembatan sungai sibau, itu daerah yang sama kak? hahahah saya seneng bangett liat ijo ijo XD senangggnyoooooo :D

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!