9.10.2015

Kenangan Wisudaku

Kemarin adalah salah satu hari yang membahagiakan bagi saya dan keluarga. Setelah perjuangan yang panjang dan berliku, akhirnya saya dan Kanda diwisuda. Yey! ^^ alhamdulillah..


Rabu pagi, cuaca Bogor cerah. Dari sebelum subuh, saya dan keluarga sudah bangun untuk antri mandi, biar wangi. Hehe. Lepas sholat dan sarapan, saya pun bersiap-siap. Baju sudah, make up cukup, bekal siap, kami pun bertolak ke gedung GRAWIDA atau biasa disingkat anak IPB dengan GWW.

Karena Bapak sama khawatirnya dengan saya untuk urusan mengendarai motor di lalu lintas padat ala Bogor, pinjaman motor dari Nhepa tidak diambil. Konsekuensinya, Bapak dan Mama' pagi kemarin harus naik angkot 2 kali, jurusan Cibeureum Petir - Laladon dan Laladon - Kampus Dalam. Tapi karena keduanya berangkat pagi-pagi sekitar pukul 6.30 jadi bisa lebih santai. Bapak dan Mama' sampai sekitar pukul 7.15. Sejam lebih awal dari acara.

Sementara itu saya dan Kanda naik sepeda motor untuk menghindari macet. Kami turun dari rumah sekitar pukul 7, sampai di GWW sekitar 25 menit kemudian. Saya sempat ke belakang dan mengantri lama di sana, huhu. Segera setelah keluar kamar kecil, saya pakai pakaian kebesaran hari itu. Sip.


Sempat foto, baru sadar kalau rombongan para wisudawan sudah masuk setengah, termasuk rombongan pascasarjana. Anggi, teman sekelas, seangkatan, dan sejurusan satu-satunya yang sama-sama wisuda dengan kami, sudah menelpon beberapa kali. Dia sudah di dalam. Oh tidaaak!

Kami segera lapor kepada panitia yang mengatur barisan wisudawan dan kami disuruh masuk ke barisan yang baru akan masuk, agar tetap teratur dan tidak berdesakan. Alhamdulillah..

Eeh, tapi pas masuk, Anggi bilang kalau sudah diabsen. Saya deg-degan, Kanda terlihat agak khawatir. Soalnya pas gladi bersih sehari sebelumnya panitia bilang kalau terlambat bisa-bisa tidak dipanggil maju ke depan. Percuma dong, orang tua sudah datang jauh-jauh, kami nya tidak dipanggil. Hiks! Syukurlah petugas mengabsen beberapa kali jadi kami bisa meyakinkan diri kalau kedatangan kami sudah dihitung.

Wisudawan sudah masuk semua, tapi acara belum mulai. Saya celingak-celinguk ke arah tempat duduk undangan, mencari Mama' dan Bapak. Ternyata keduanya tepat di belakang kami. Saya sempat memotret dari jauh. Mama' sadar kamera. Hhihi.


Ah ya. Saya juga sempat minta tolong fotokan bertiga dengan Anggi.


Pukul 8.30 acara pun dimulai, dipimpin langsung oleh Prof Herry Suhardiyanto, Rektor saat ini. Acara berlangsung khidmat. Hati saya penuh rasa setelah menerima ijazah dari Pak Rektor. Ada lega, bangga, haru, syukur, senang bukan kepalang, dan khawatir. Semua jadi satu. Saya tak henti tersenyum sepanjang acara. Oh, bukan, sepanjang hari. Saya bahagia.

Ah ya, di akhir acara ada tembang kenangan persembahan dari Agria Swara, paduan suara S1 IPB. Lagu Bunda-nya Melly Goeslow dan Ayah-nya Rinto Harahap berhasil membuat saya dan (sepertinya) sebagian besar wisudawan lain, termasuk Kanda dan Anggi yang berada di kiri-kanan saya. Suara isak juga terdengar dari sudut-sudut lain. Teringat jasa kedua orang tua..

Sekitar pukul 11.30 an, acara berakhir sesuai jadwal. Saya dan Kanda mengikuti arus keluar. Keadaan di sekitar GWW sesak oleh sanak keluarga dan kerabat yang ingin memberi selamat. Kebetulan karena hanya Mama' dan Bapak yang hadir, plus teman seangkatan saya sudah pada lulus, jadi saya memang tidak berharap bertemu dengan siapapun. Kami segera keluar gedung karena khawatir pada Mama' dan Bapak. Pasti keduanya kelelahan dan lapar. Seperti kami.


Bapak sudah mengajak pulang. Mama' mengajak makan di luar. Berhubung sehari sebelumnya kami sudah mendaftar foto keluarga dulu di stand foto sekitar GWW dan silaturahmi ke departemen, jadi tidak langsung pulang.

Foto-foto lagi..


Di ruang sidang kecil departemen, lokasi syukuran, wisudawan dan keluarga dijamu makan nasi kotak. Sayangnya banyak dosen yang berhalangan hadir, termasuk Bu Nunung dan Prof Hadi (pembimbing saya) serta Bu Is (pembimbing Kanda). Sayang sekali..

Sebenarnya Bu Nunung dan Prof Hadi sempat singgah sebentar untuk menyapa kami sebelum jadwal mengajar. Dengan Bu Nunung, saya sempat foto karena acara belum mulai. Sayangnya dengan Prof Hadi saya tidak sempat karena sedang pemberian suvenir dari kaprodi, Pak Bambang. Padahal Prof juga hadir di acara wisuda lho, di salah satu kursi guru besar. :(  Adapun kedua pembimbing Kanda tidak dapat hadir karena satu sedang di luar kota sementara yang lain dari fakultas lain.

Oh ya, para wisudawan juga diberi suvenir kecil untuk kenang-kenangan. Sayangnya (lagi), dari 8 wisudawan, hanya 4 yang bisa hadir. Jadi kurang ramai. Padahal sudah syukur-syukur departemen mau mengadakan selamatan wisudawan karena biasanya kalau kurang dari 10 tidak ada selamatan di departemen..

Sebagai perpisahan dan kenang-kenangan, kami sempatkan berfoto ramai-ramai. Walau tidak lengkap, cukuplah untuk mengenang semuanya.

Oh ya, saya dapat 2 buket bunga cantik. Lumayan pake banget. Satu dari Kanda yang menunaikan janjinya dulu, satu lagi dari Bu Nunung yang baik. Senangnyaa.. ^^


Sekitar pukul 13 an kami baru pulang, ngantuk. Sesampainya di rumah sekitar 30 menit kemudian, kami berempat ngobrol sambil berbaring. Semalam lami tidur jauh lebih awal. Kelelahan.

Mohon doa agar ilmu kami berguna, yaa, teman. Terima kasih. ^_*


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2 comments:

  1. alhamdulillaah,
    selamat yanet dan kak jani,
    semoga ilmunya bermanfaat bagi sesama.
    ngiring bingah ^^

    ReplyDelete
  2. Selamat ya. Waaah senangnya diwisuda berdua. Arsitektur lanskap itu bagaimana ya? Anakku pengin ke teknik arsitektur, bedanya bgmn?

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!