3.23.2014

Kampung Urug (Part 2)

Ini adalah sambungan cerita jalan-jalan ke Kampung Urug Part 1 (silakan baca di sini). Sebelum saya lupa, saya mau mengingatkan buat teman-teman yang berminat ke Kampung Urug, ada baiknya memastikan kendaraan yang teman-teman pakai dalam keadaan baik dan siap menanjak. Maklum untuk mengunjungi lokasi ini kita harus melewati jalan berkelok dan bergelombang... :)

Signage kampung urug
Jalan masuk Kampung Urug melewati kebun sawit...


Kantor Desa
Kantor Kepala Desa Urug Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor
Jalan menurun
Jalannya menurun curam, bikin jantung dag-dig-dug der..
Jalan menurun, anak-anak lari
Anak sekolah berlarian karena jalan sempit dan menurun. Permisi ya adik-adik... ^^

Entok menghalangi jalan
Entok-entok yang bikin greget di jalan ekstrim ini...
Minggiiir, tok...x_x

Disclaimer Kampung Urug
Alhamdulillah sampai juga. Ini disclaimer dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Sesampainya di Kampung Urug, kami diterima oleh Abah Ukat yang merupakan tokoh penting kampung adat tersebut. Konon, Abah Ukat merupakan keturunan Prabu Siliwangi. Di dalam rumah adat yang merupakan tempat kediaman beliau, kami disajikan air minum dan kue tradisional (lupa namanya, hiks). Beliau juga menceritakan sejarah Kampung Urug dan menjawab berbagai pertanyaan yang kami ajukan.

Tanya jawab dengan Abah Ukat
Tanya jawab dengan Abah Ukat, sang kepala adat Kampung Urug

kue tradisional kampung urug
Kue tradisional yang disajikan tuan rumah.. :)

Almanak Abah Ukat
Almanak ala Abah Ukat

Setelah puas bertanya dan mendengarkan Abah Ukat becerita, kami meminta izin untuk berkeliling rumah dan kampung serta mengunjungi hutan larangan yang berada tidak jauh dari rumah adat. Berdasarkan keterangan dari Abah Ukat, masyarakat masih mempertahankan hutan larangan dan alhamdulillah saat ini sudah menjadi bagian dari Taman Nasional Halimun-Salak. Yah, kalau dipikir-pikir memang sayang sekali kalau semua lahan menjadi kebun monokultur kelapa sawit...

Bagian dapur rumah adat Kampung Urug
Dapur

Ruang tengah rumah adat Kampung Urug
Ruang tengah, tapi biasanya Abah Ukat juga menerima tamu di sini, seperti kami kemarin

Ruang penyimpanan beras rumah adat Kampung Urug
Ruang penyimpanan beras di dalam rumah adat

Mejeng di ruang tamu rumah adat Kampung Urug
Numpang mejeng sebentar di ruang tamu.. Hehe ^^

Bersambung ke Kampung Urug (Part 3)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!