9.02.2016

Karaokean di Inul Vizta Imbon Pontianak

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, kemarin saya dan geng berkesempatan merasakan pengalaman berkaraoke di salah satu tempat karaoke keluarga di kota Pontianak. Tepatnya Inul Vizta Family KTV. Kebetulan lokasinya di Jalan Imam Bonjol, relatif dekat dengan markas besar. Walaupun lokasinya relatif dekat, belum ada satupun di antara kami pernah mencoba berkaraoke di sini. Mungkin karena kami semua memang jarang melewati perempatan Jalan Imbon. Lokasi tepatnya, kalau dari Imbon ke arah perempatan lampu merah, berada di sebelah kiri jalan. Gedung ASMI lama, kalau tidak keliru. cmiiw. Tulisannya besar dan menyala, jadi mustahil kelewatan.

Karaokean di Inul Vizta Imbon Pontianak
Tuh, besar dan menyala..



Waktu kami tiba, tempat ini tidak terlalu ramai. Mungkin karena memang belum akhir pekan. Kurang tahu kalau pas akhir pekan. Di depan pintu masuk ada tanda peringatan dilarang masuk untuk anak berseragam sekolah dan untuk pasangan tak resmi. Menurut saya ini aturan yang relevan untuk sebuah tempat karaoke keluarga. Yah, semoga benar-benar diterapkan.

Untuk kesan pertama, terus terang sambutannya kurang memuaskan. Resepsionis tidak langsung menanggapi sehingga kami bingung. Pindah ke mbak berseragam di sebelahnya, tapi ternyata bukan resepsionis melainkan kasir. Mbak kasir sibuk menghitung uang. Oke dah, balik lagi ke resepsionis. Untunglah resepsionis menjelaskan masalah tarif dengan cukup baik. Seperti biasa, kami sengaja memilih yang promo, menyesuaikan kantong.

Saya jadi mikir, apa karena penampilan kami biasa-biasa saja jadi kurang ditanggapi di tempat-tempat seperti ini yah? (-_-)

Oke lupakan.

Karaokean di Inul Vizta Imbon Pontianak
Ini area resepsionis
Karaokean di Inul Vizta Imbon Pontianak
Ruang tunggu di dekat area resepsionis

Ruang tunggu cukup nyaman, tapi kami tidak perlu sampai menunggu dan langsung diantar ke ruangan. Kami dapat ruangan di lantai 2, jadi naik tangga. Selama perjalanan menuju ke ruangan, mata saya cukup dimanjakan dengan interior sepanjang koridor dan tangga. Bisa untuk foto-foto, tapi cahayanya agak redup jadi agak susah kalau pakai kamera hp.

Oh ya, ada mushola lho. Toilet dan mushola relatif mudah ditemukan karena berada di koridor lantai 2. Tapi berhubung tidak ada seorang pun dari kami yang menggunakan toilet dan mushola, jadi saya kurang tahu bagaimana keadaannya. Saran saya, jaga wudhu dan bawa mukena sendiri supaya lebih nyaman.

Kami pun tiba.

Karaokean di Inul Vizta Imbon Pontianak
Jeng~jeeeng..

Ruangan kami berukuran kira-kira 3 x 3 meter. Cukup lah untuk berempat. Interiornya oke. Di langit-langit ruangan ada lampu disko yang kelap-kelip. Atraktif. Selain itu, tentu ada sound system, pendingin ruangan, tv layar datar, meja dan sofa empuk. Di sudut ruangan ada tempat sampah, dan ada satu colokan listrik. Yey! Hape saya yang sedang sekarat karena lupa dicas jadi bisa diselamatkan deh. Eh tapi suhu ruangannya dingiiin sekali. Terlalu dingin buat kami. Berhubung remote ac tidak tersedia, jadi perlu minta tolong kepada pelayannya.

Di atas meja tersedia panel kontrol, 2 mic, kricingan, tissue, dan daftar menu.

Karaokean di Inul Vizta Imbon Pontianak
Pencet-pencet..

Pas awal-awal, kami sempat kebingungan dengan panel kontrol-nya. Maklum, ini pertama kalinya menggunakan panel seperti ini. Kebiasaan pakai touch screen sih (etdah). Tapi bingungnya cuma di awal. Setelah terbiasa, menurut saya malah lebih nyaman sih. Soalnya panel wireless, jadi bisa dioper. Kalau pakai touch screen kan kita yang harus pindah posisi.

Sound system
Layar datar terletak di bawah sound system.
Oh ya, di bawah layar kita bisa menyandarkan hp. Yah siapa tahu mau merekam diri sendiri waktu menyanyi, kan.. hehe

Untuk sound system, menurut saya bagus. Suara mic-nya masuk. Cuma ada saatnya tiba-tiba mendengung sampai sofanya terasa agak bergetar kalau kita bersandar. Kurang tahu karena apa. Untuk makanan dan minuman, oke sih. Menunya beragam, harganya lumayan. Rasa makanannya enak, walaupun jauh dari mengenyangkan untuk harga sekian-sekian. *ya iyalah, namanya juga tempat karaoke, bukan restoran. Hehe. Ukuran botol minumnya terlalu kecil. Sayang saya lupa foto makanan dan minuman yang dipesan.

Apa lagi ya? Ah, ada. Jadi di tiap akhir lagu kan ada penilaiannya. Setiap saya yang nyanyi, skornya kok selalu 70-an ya (kecuali kalau berteriak).. *protesnggakpenting xD

Dua jam berlalu dengan cepat karena kami menikmati waktu. Saat waktunya pulang, kami menyempatkan diri untuk mengabadikan lewat foto-foto. Lumayan banyak sudut yang menarik untuk jadi latar foto. Sayangnya, tidak tersedia spot khusus untuk berpose, plus pelayannya kurang kooperatif. Masak kami minta tolong ambil foto tidak mau, tapi ditontonin ramai-ramai. Hedeh.

Kembali ke lantai 1, suasana agak ramai. Saya lihat di depan pintu tiba-tiba ada 2 doorman. Kami membayar tagihan --yang sebelumnya diantar di ruangan-- di meja resepsionis. Meja resepsionis juga jadi lebih ramai. Yang tadinya hanya 2 orang jadi ada 4 orang. Mungkin karena pengunjungnya lebih ramai daripada waktu kami datang tadi. Mungkin..

Terakhir, tentang parkiran. Biayanya 2 ribu. Ini melanggar peraturan pemkot Pontianak ni. Pak Wali, tolong.. ^0^

Baiklah. Saya rasa cukup. Semoga ulasan ini bermanfaat buat teman-teman ya.. Dah! :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!