5.24.2014

Gift of The Night Fury [Short Film]

Film pertama yang kami tonton adalah Gift from The Night Fury. Film ini diawali tentang Berg, Desa Viking tempat tinggal Hiccup. Berg masa lalu adalah Desa yang diteror oleh naga, tapi setelah Hiccup memelihara seekor Night Fury yang ia beri nama Tootless, keadaan pun mulai berubah. Warga Desa Berg bahkan telah bersahabat baik dengan para naga.

Oh ya, para viking memiliki hari libur bernama Snoggletog. Nama yang aneh dan misterius, tapi kalau dilihat dari kesibukan warganya sih, Snoggletog mungkin sebutan viking untuk natal. Nah, karena sudah mulai bersahabat dengan para naga, bisa dipastikan libur Snoggletog akan berbeda tahun itu.

Dan benar saja, tahun itu Snoggletog dirayakan dengan duka cita. Yup, saya tidak salah ketik. Viking merayakan snoggletog dengan duka cita, karena para naga ~entah kenapa~ tiba-tiba terbang bersama rombongan naga-naga lain yang terbang ke suatu tempat. Itulah mengapa semua orang bersedih (kecuali si Fishleg..).

Semua naga terbang, kecuali Toothless. Tentu saja, karena Toothless tidak bisa terbang sendiri setelah sirip ekornya cacat sebelah. Toothless hanya dapat terbang jika ada pengendara di punggungnya, yang mengendalikan gerakan sirip ekor mekanisnya. Karena hal itu, Hiccup pun sedih seperti warga Desa Berg lainnya. Ia senang Toothless ada di dekatnya, tapi ia sedih karena Toothless jadi tidak dapat hidup sebagaimana naga lain. Hiccup tidak ingin Toothless bersedih karena ditinggalkan oleh naga-naga lain, maka ia mencoba membuatkan sirip ekor mekanik dengan teknologi peniru sirip yang normal. Dengan begitu Toothless dapat terbang sendiri. Saat memasangkan sirip buatan itu, Hiccup sedih karena akan kehilangan Toothless sebagaimana warga desa lain yang kehilangan naga-naga mereka.

Tepat setelah Hiccup memasangkan sirip buatan untuk Toothless, Toothless pun terbang meninggalkan Berg, meninggalkan Hiccup. Lengkaplah sudah, semua warga Desa Berg bersedih. Snoggletog tidak lagi menyenangkan. Semua orang tidak bergairah. Semua, kecuali Fishleg! Hmm..

Nah, pertanyaannya, kenapa dan kemana para naga terbang? Akankah para viking bertemu dengan mereka lagi?

Sebaiknya tonton sendiri deh, supaya seru. Pendek kok durasinya. :)

By the way, dari semuanya, selain Toothless dan Hiccup, tokoh yang paling saya sukai di film pendek ini adalah Astrid. Astrid sangat bersemangat menyebarkan energi positif kepada teman-teman dan lingkungannya. Ia berusaha membantu orang lain bergembira meskipun dia sendiri bersedih..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!