12.25.2015

Tips Seputar Lipstik dan Bibir

Saya bukan beauty blogger, bukan penata rias, bukan penggila make up, bukan juga ahli kosmetik. Saya tidak tahu terlalu banyak tentang teknik make up yang cetar membahana, tapi sebagai perempuan normal tentu saja saya juga suka dandan. Oohoho..


Seperti kebanyakan wanita yang jarang dandan lainnya, saya lebih suka make up yang tipis. Tebal-tipis riasan benar-benar relatif karena tergantung kebiasaan, jadi tidak perlu diperdebatkan yaa.. (Emang siapa yang mau debat, net? wkwkwk)

Untuk keseharian, yang saya pakai paling-paling pelembab (moisturizer) untuk melembabkan kulit; kalau keluar rumah pakai tabir surya (sunblock/sunscreen) agar terlindung dari keganasan ultraviolet matahari; kalau acara resmi pakai alas bedak (foundation) atau bb cream atau cc cream supaya riasan lebih tahan lama dan nampak halus; bedak tabur (loose powder) supaya tidak mengkilap; pelembab bibir (lipbalm) wajib supaya bibir tidak pecah-pecah; eyeliner dan maskara kalau sedang rajin; dan tidak kalah penting, pemulas bibir aka lipstik agar penampilan tidak terlalu pucat.

Dari sekian banyak perlengkapan bersolek yang dimiliki itu, yang paling suka saya gunakan adalah lipstik. Alasannya jelas lah ya, karena mudah digunakan: tinggal dipulas di bibir. Hehe.

Eh, walaupun mudah, ternyata bermain dengan lipstik juga ada triknya lho. Ini beberapa tips dan trik seputar lipstik dan perawatan bibir dari para beauty vlogger favorit, yang pernah saya coba dan saya sukai:

- selalu gunakan pelembab bibir agar bibir tidak terlalu cepat kering dan pecah. Kehabisan pelembab bibir? Oleskan madu di bibir. Tipiiiis saja. Jangan dijilat ya, hhihi.

- Lipstik berwarna lembut (nude) lebih cocok dipakai di siang hari, sedangkan warna yang terang dan menyala sebaiknya dipakai di acara malam hari.

- Untuk tampilan alami dan segar, gunakan sheer lipstick.

- Untuk mendapatkan tampilan matte lipstick dari creamy lipstick, ada 2 cara.
Cara pertama dengan menempelkan dan menekan-nekan (bukan mengusap, ya) kertas tissue di atas bibir yang sudah dipoles lipstik creamy.
Cara kedua dengan menabur sedikit bedak tabur di atas bibir yang sudah dipoles lipstik creamy.
Untuk hasil terbaik, bisa gunakan selembar tipis tissue dari tissue wajah (kan biasanya ada 2 atau 3 lapis tuh), tempelkan di bibir yang sudah dipoles lipstik creamy, lalu taburkan bedak dengan bantuan puff atau kuas di atas tissue. Lepaskan tissue dan, jadi deh!

- Untuk mendapatkan bibir yang tegas, gunakan pensil bibir atau lipliner di garis bibir sebelum menggunakan lipstik. Atau aplikasikan foundation dengan bantuan kuas, di sekitar bibir setelah menggunakan lipstik.

- Untuk memberi kesan bibir lebih tipis, gunakan lipstik creamy/matte yang warnanya mendekati warna kulit di pinggiran bibir, baru pulas lipstik yang berwarna cerah di bagian dalamnya. Atau gunakan tint lip di bagian dalam bibir.

- Untuk memberi kesan bibir lebih tebal dari aslinya, gunakan lipliner sedikit agak melewati garis bibir pada bibir bagian tengah atas dan bawah. Ingat, hanya di bagian tengah bibir atas (cupid bone) dan bibir bawah bagian tengah. Jangan berlebihan supaya tidak norak. Selanjutnya gunakan lipstik seperti biasa.

- Lakukan scrub bibir secara rutin untuk mengangkat sel kulit mati (eksfoliasi). Sebaiknya lakukan di malam hari sebelum bobo cantik.

- Kalau mau aman (di kulit dan di kantong), gunakan scrub dari campuran madu dan gula yang dipijatkan ke bibir. Selain aman, rasanya juga enak. :D

Apalagi ya? Hehe, tiba-tiba saya nge-blank karena ngantuk. Baiklah, untuk yang sekarang segini dulu. Semoga bermanfaat. Daah!