1.02.2014

Wreck It Ralph [Film]

Film ini adalah salah satu film animasi favorit saya. Saya sudah nonton film ini sebanyak 3 kali: satu kali sendirian di kamar saat hamil dulu, yang kedua dengan Isna dan Rima (kalau tidak salah), dan yang belakangan dengan Kanda, 2 hari yang lalu..

Wreck it, Ralph! :D
(sumber gambar: wssoo.blogspot.com)

Cerita ini bermula ketika Ralph yang berperan sebagai si penghancur dalam sebuh permainan populer di suatu arcade, merasa bosan dengan kehidupannya. Ia tidak memiliki teman di permainannya, dan bahkan dibenci, karena perannya yang antagonis. Ia juga merasa cemburu dengan perlakuan orang lain kepada Felix, sang pahlawan dalam permainan Fix It Felix Jr, tempat mereka hidup.

Ketika Felix dan the nicelander (istilah bagi para penghuni dalam permainan Fix It Felix Jr) membuat pesta perayaan ulang tahun permainan yang ke-30 tanpa Ralph, Ralph akhirnya berjanji untuk mendapatkan sebuah medali. Padahal medali hanya bisa didapatkan oleh seorang pahlawan, dan bukan Ralph sang penghancur. Walau kedengaran mustahil tapi Ralph berjuang sekuat tenaga, dengan cara yang lucu sekaligus mengancam nyawa. Ya, meskipun hanya karakter permainan, tapi Ralph (seperti karakter lain juga) dapat mati benaran jika mati di luar permainan mereka..

Berisiko, tapi Ralph tidak mau pulang ke permainannya sebelum mendapatkan medali. Dengan susah payah ia mendapatkan medali di permainan mengerikan yang baru berusia sepekan di arcade tersebut, bernama Hero's Duty. Ceritanya mungkin berakhir bahagia di sini, sayang Ralph keluar dari permainan tersebut bersama seekor Cy-Bug. Cy-Bug yang bertubuh serangga adalah semacam virus yang mampu meniru apa yang dimakannya. Jika tidak dimusnahkan, Cy-Bug akan berkembang biak dan memakan permainan tempatnya berada dan akhirnya permainan yang diserang akan rusak. Sangat mirip virus komputer. Di permainan Hero's Duty, Cy-Bug tidak menjadi ancaman karena ada semacam suar yang akan memancarkan cahaya dan menonaktifkan Cy-Bugs, seperti anti virus. Tapi di permainan lain tidak. Sayang, Ralph tidak mengetahui ini, ia masih terfokus pada medali yang didapatnya. Setelah tersesat di permainan Sugar Rush, ia bergegas mencari medalinya yang hilang. Ia ingin segera pulang membawa medali dan membuktikan bahwa ia layak diterima oleh lingkungannya. Layak mendapatkan kehidupan baru yang lebih baik.

Ralph memang penghancur, tapi ia kalah cepat dan kalah cerdik dengan seorang karakter game Sugar Rush yang ternyata adalah karakter rusak, Venellope von Schweetz. Venellope ingin mengikuti lomba balap untuk memperbaiki kehidupannya. Sebenarnya alasannya hampir sama dengan Ralph, ingin dianggap normal, diterima oleh lingkungan yang membencinya karena ia program rusak.

Untuk mengikuti lomba, pembalap harus membayar dengan koin kemenangan sebelumnya, tapi karena Venellope adalah program rusak, ia tidak pernah ikut lomba, apalagi memenangkannya. Karena itu ia "meminjam" medali Ralph yang mirip koin kemenangan teman-temannya yang lain. Ia yakin akan menang dan dapat mengembalikannya kepada Ralph. Setelah mengetahui hal tersebut, meski terpaksa, Ralph akhirnya bekerja sama dengan Venellope. Venelope harus menang balapan.

Sayangnya keinginan Venellope untuk ikut balapan dihalangi oleh seluruh penduduk negeri Sugar Rush, terutama oleh King Candy. King Candy meyakinkan Ralph, jika Venellope sampai menang balapan maka namanya akan masuk ke daftar karakter pemain keesokan harinya. Itu bukanlah masalah jika ia bukan program rusak, tapi karena Venellope adalah program rusak, kerusakannya dapat membuat pemain game Sugar Rush mengira game tersebut rusak. Kalau sampai itu terjadi maka akan banyak tunawisma, dan lebih buruk lagi, Venellope akan terkurung sendiri di permainan, dan mati. Sekali lagi, karena ia program rusak yang tidak dapat meninggalkan sistem di permainan. Jadi, untuk kebaikannya sendiri, Venellope harus tidak ikut balapan, dan Ralph harus membantu King Candy. Sementara Ralph galau, Cy-Bug menggerogoti game Sugar Rush..

Begitulah sedikit ceritanya. Nilai yang ingin disampaikan dari film si Ralph ini, mungkin -menurut saya- adalah tentang mengikuti kata hati. Seburuk apapun label orang lain kepada kita, yang harus kita lakukan hanya menjadi diri sendiri. Mungkin kita memang tidak sebaik sangkaan diri kita, kita mengacaukan semuanya, atau bahkan mungkin melakukan kesalahan yang membahayakan orang lain karena diperbudak keinginan. Namun jika kita telaah lagi mengenai keinginan kita dari sudut pandang berbeda, kita akan sadar terkadang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan kita hanya harus menjadi diri sendiri, plus berusaha yang terbaik dan bertanggung jawab. Niscaya kita akan mendapat ending terbaik versi kita sendiri..

Film ini layak sekali ditonton, dengan kategori bimbingan orang tua [BO]. Kalau menurut saya ide ceritanya kreatif, jalan ceritanya juga konsisten. Selain itu lagu-lagu sountrack nya imut-imut ditambah warna-warni tampilan dan kehalusan animasinya patut diacungi jempol. Tidak salah kalau film ini jadi pilihan ketika beraktivitas bersama keluarga.

Sour Bill, you're so cute! xD
(sumber gambar: wreckitralph.wikia.com)
Oh iya, saking gemasnya mendengar lagu ost film ini, saya sampai mengunduh lagunya lo. Hehe.. Untuk karakter favorit, saya terkesan dengan Sour Bill. Walau bicaranya ketus, bermuka masam dan bernama kecut, tapi tetap saja imut. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!