12.04.2013

Makam

Makam. Begitu banyak  pelajaran untuk kami di sana. Terutama tentang kehilangan, tentang kematian, tentang kehidupan setelah kematian, dan takdir.

Hingga detik ini saya masih sering teringat kepada ananda. Rasanya mustahil melupakannya, dan saya pun tidak pernah ingin mencobanya. Rindu yang menyiksa karena tidak akan mungkin terpuaskan oleh pertemuan mengingat kemustahilan bertemu dengannya lagi. Namun di balik itu, saya jadi mengingat Tuhan jauh lebih sering daripada sebelum kejadian itu menimpa kami.

Dan alhamdulillah sore hari ini saya dan Kanda diizinkan Allah untuk mengunjungi makam ananda Weissar. Bahagia karena kesempatan dan usia, dan bersyukur karena pernah dititipi makhluk imut oleh-Nya..

Tak banyak yang dapat saya bagikan dari artikel pendek ini. Saya hanya ingin bercerita, itu saja. Syukur-syukur kalau dapat menolong orang yang mengalami hal serupa... 

Merasakan kehilangan memang berat dan menguras air mata, tapi mau apa lagi. Semua kejadian adalah yang terbaik menurut Allah, in sya Allah..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!