10.30.2013

OCD, O7W, dan Diastasis Recti (bagian 1)

Saya sudah lupa OCD jendela-makan-8-jam hari ke berapa yang saya jalani hari ini. Yang jelas, karena sudah cukup lama mencoba, saya sudah lebih terbiasa tidak makan hingga pukul 12 siang dan berhenti pukul 8 malam. Jadwal tersebut pernah berubah 4 hari berturut-turut yaitu 2 hari dan sehari sebelum ied adha karena puasa, pada hari raya kurban, dan sehari setelahnya. Tapi itu tidak saya anggap sebagai gangguan melainkan ibadah, merayakan hari besar. ^^

Sejauh ini saya merasa OCD adalah metode diet yang fleksibel dan tidak memberatkan. Cukup efektif. Meski dari pengalaman saya, saya hanya turun 1 kg, tapi saya rasa itu karena OCD yang saya pilih adalah yang jendela makan 8 jam dan belum pernah mencoba semakin ketat menjadi 6 jam atau 4 jam. Saya juga tidak pernah sekalipun puasa makan 24 jam seperti yang dianjurkan di OCD. Belum sanggup.. >.<   Memang dari awal target saya untuk saat ini adalah memperbaiki pola makan. Jadi wajar saja ya hanya turun 1 kg.. ^^  hehe.. Apa yang saya usahakan, itu yang saya dapatkan. Kira-kira seperti itu.

Beruntung karena sekarang saya jadi terbiasa makan teratur dan kurang ngemil, badan pun jadi terasa lebih ringan dibanding sebelum OCD. Belakangan ini saya juga mulai mendisiplinkan diri makan buah atau sayur terlebih dahulu sebelum menyantap karbohidrat, mengurangi konsumsi mie instan, memperbanyak minum air putih, teratur mengkonsumsi kalk, asam folat, dan vitamin e setiap hari.

Setelah 4 pekan mencoba OCD, Kanda memberi video latihan O7W alias OCD-7-minutes-workout. Maklum serba-serbi OCD hanya saya dapatkan dari suami karena malas baca ebook nya :p. Gerakan dalam O7W ada 12 gerakan, secara berturut-turut yaitu: jumping jacks, wall sit, push-ups, ab crunches, chair steps, squats, chair triseps, plank, high knees, lunges, push up rotations, dan side plank 1 & 2. Masing-masing gerakan tersebut dilakukan 30 detik dan jeda untuk pergantian gerakan selama 10 detik. Pertama kali mencoba, ngos-ngosan, keringatan euy! Padahal hanya 7 menit..  :)   Setelah beberapa kali mencoba setiap pagi, badan terasa lebih tegap dan ringan walau sepertinya bentuk perut masih belum kompromi, belum ada perubahan berarti.  :/   *jiaah.. baru juga coba beberapa hari, hehe... :p

Beberapa gerakan O7W

Nah, 3 hari yang lalu secara tidak sengaja saya dapat info singkat dari salah satu channel olahraga kehamilan youtube yang pernah saya ikuti saat hamil dulu, tentang diastasis recti.

What you should and shouldn't do if you have diastatis recti, kira-kira begitu tema videonya. Saya penasaran karena merasa diastasis recti yang dibicarakan oleh channel tersebut punya kaitannya dengan kehamilan atau persalinan. Saya baru melewati masa persalinan dan sudah bisa program kehamilan, jadi saya harus segera mencari tahu...

Selanjutnya tentang diastasis recti, silakan baca di sini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!