3.29.2020

Sampai Besok

Ahad, 29 Maret 2020 (4 Sha'ban 1441 H)

Hari ke-14 swakarantina. Saya berusaha positif dengan tidak membuka hp selama 2 jam setelah bangun tidur pagi. Cukup sulit, mengingat saya cukup kecanduan hp, tapi ini sangat membantu menjaga kewarasan di saat sulit seperti sekarang.


Sudah dua hari ini saya melihat postingan foto teman-teman di instagram dengan hastag until tomorrow (sampai besok). Foto yang dipajang adalah foto lama yang rindu untuk dilakukan tapi belum bisa dilakukan saat ini, seperti foto jalan-jalan, berkumpul dengan keluarga atau teman, dan sebagainya. Bernostalgia sekaligus menyampaikan harapan yang ingin dilakukan setelah krisis corona ini berlalu.

Gara-gara itu, saya membuka kembali foto-foto lama. Jantung saya tiba-tiba merasakan sensasi seperti jatuh dari tempat tinggi. Cun. Saya juga merindukan banyak hal. Terutama berkumpul dan jalan-jalan dengan orang tua dan saudara, ke tempat-tempat menyenangkan, mengukir kenangan. Saya juga tiba-tiba merindukan teman-teman lama. Beberapa di antaranya dokter. Apa kabar mereka hari ini? Semoga baik-baik saja.

Ah, betapa banyak kemudahan dan kenyamanan yang diberikan Allah begitu saja, selama ini. Begitu Allah cabut nikmat itu, rasanya menyesakkan. Iya, namanya juga cobaan. Harus terus bersabar sambil terus melakukan yang terbaik, meskipun kadang rasanya kok percuma ya. Orang yang saya kenal masih juga ada yang berkumpul di akhir pekan ini. Entah bagaimana lagi harus mengedukasinya. :'

Btw, tadi pagi ada penyemprotan desinfektan di lingkungan kontrakan kami. Kondisi memang terus mencekam. Sampai malam ketika menulis ini, sudah 114 orang meninggal karena COVID-19 di Indonesia. Jika ini tidak segera berlalu, ada kemungkinan kami tidak bisa mudik. Ya Allah.. rasanya hati ini kembali menciut, keciil sekali.. Allahu Akbar.. :'

Usaha terus dilakukan, doa terus dipanjatkan. Untuk hari ini, kita berjuang bersama dulu, ya, teman. InsyaAllah nanti kita ketemu lagi. Sampai besok..