12.10.2015

Saya Belajar Sketsa

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya kalau ternyata aktivitas menggambar sketsa menjadi salah satu aktivitas yang mengasyikkan bagi saya.


Iya nih, aneh. Dulu waktu di sekolah bahkan sampai kuliah, mata pelajaran menggambar dan hal-hal terkait menggambar tangan adalah salah satu dari berapa hal yang tidak saya minati. Mungkin karena saya tidak bisa menikmatinya. Sekarang, bisa jadi karena merasa sudah bebas dari penilaian angka di atas kertas, maka kegiatan menggambar jadi menyenangkan bagi saya. Walaupun hasil gambar pensil karya saya masih jau~uh dari bagus, tapi saya akan tetap berusaha melatih gerakan pensil di jemari saya agar lebih luwes di atas kertas. Walaupun sering terbersit sendiri di pikiran, "umur segini baru belajar gambar?", "ngakunya arsitek lanskap tapi masih belajar freehand drawing?"

Tentu saja ini tidak mudah. Belajar teknik gambar sekaligus mengesampingkan pikiran negatif atas kemampuan diri sendiri. Berat. Apalagi belajarnya secara otodidak.

Saya beruntung sekali punya keluarga yang selalu menyemangati. Kanda mengingatkan, "Tak apa, yang penting konsisten belajar, mencoba hal baru, keluar dari zona aman. Toh dibalik semua ahli-yang-terlihat-ahli-waktu-melakukan-keahliannya, mereka kemungkinan besar (bahkan pasti) pernah melewati jalan panjang berliku penuh air mata, jalan yang memerlukan waktu yang lama untuk mencapai keahliannya saat ini". Istilahnya, no pain no gain.

Bahkan mie instan harus melewati proses panjang untuk sampai ke mangkuk, dari benih gandum sampai helaian panjang mie siap santap.

Jadi, apapun hal baru yang kita coba lakukan, selama itu baik dan memberi kebaikan untuk kita, belajarlah untuk menikmatinya dengan tekun. Tidak ada salahnya mencoba hal baru walaupun hasil masih jauh dari harapan. Yang salah itu, kalau kita melemahkan diri sendiri hanya karena kekhawatiran tak berdasar, atau terlalu banyak mendengarkan komentar negatif dari orang yang bahkan tidak mengenal kita.
#honestly, this is selfnote

Baiklah, simpan semangatnya untuk besok, net. Sekarang istirahat dulu. Buat teman-teman yang berkenan mendukung atau sekadar melirik galeri karya saya, silakan ke akun IG sket saya yaa → @yaa_net
Terima kasih.. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2 comments:

  1. arsiran sketsa mbak yanet tegas dan tebal. memang sulit mengalahkan pikiran negatif akan kemampuan kita sendiri. every drawing will make you a little better. semangat terus menggambarnya, ya! ^^

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!