10.23.2013

Cek Kesehatan

Jadwal kontrol 40 hari pasca persalinan sudah terlewat jauh, syukurlah akhirnya hari ini jadi juga ke dokter kandungan. Sebenarnya pekan lalu sudah diantar Kanda ke rumah sakit untuk diperiksa oleh dokter langganan yang hanya praktik pada hari rabu di RS, tapi karena kesiangan jadi tidak kebagian tempat. :(  Tapi tidak apa-apa. Pasti ada hikmahnya, misalnya, jalan-jalan dadakan sama suami..  ~^^~

Hari-hari setelahnya saya sengaja tidak daftar untuk periksa di klinik. Malas karena harus booking dan jaraknya lumayan jauh. Selain itu alasan psikologis. Untuk yang ini tidak perlu dibahas..

Okey, pukul 9 pagi sampai di RS yang penuh kenangan. Langsung daftar, tapi disuruh balik lagi pukul 11. Mama yang menemani mengajak saya mengisi waktu ke swalayan, belanja beberapa keperluan harian yang penting. Kami cukup lama di swalayan, tidak terburu-buru dalam menikmati memilih barang. Pukul setengah 11 kami tuntaskan acara belanja, segera ke kasir dan kembali ke RS. Pukul 11 sampai di RS, ibu-ibu yang mengantri sudah banyak. Ditambah saya, semakin banyak..

Hingga pukul 12, dokter belum juga tiba. Mungkin menangani operasi atau semacamnya. Sesudah masuk waktu sholat, saya dan Mama bergantian ke mushola RS. Kebetulan hari ini kami sama-sama OCD, untuk sekedar mengisi perut yang mulai bernyanyi keroncong, kami minum teh kotak. Saat Mama sholat saya baru dipanggil untuk cek tekanan darah dan berat badan. Tekanan darah alhamdulillah normal, 120/80. Tapi untuk berat badan, 53 kg. Ternyata setelah sekian lama hanya berhasil menurunkan 1 kg dari sebelumnya. Ihiks uhuks.. *lebay*

Sekitar pukul 13, akhirnya ibu dokter datang. Tunggu punya tunggu, rupanya saya baru masuk ruang periksa pada pukul 13.15. Pasien urutan 5. Jadi kalau dihitung-hitung, 4 jam juga penantian hari ini. Untung hasilnya cukup memuaskan. Meski merasa gagal diet karena hanya turun 1 kg, keluhan atas keloid yang saya khawatirkan alhamdulillah sudah tuntas. Dengan izin Allah, keloid yang lumayan mengganggu itu akhirnya mengecil juga. Selain memeriksa keloid, dokter juga mengecek keadaan rahim dengan USG. Hasilnya, in sya Allah rahim sudah normal dan bersih. Hormon juga sudah kembali normal karena sudah datang bulan. Alhamdulillah.. Alhamdulillah...

Mengingat kesehatan fisik yang cukup baik tersebut, dokter mengizinkan untuk program hamil lagi. Tidak ada obat yang diberikan, hanya suplemen tambahan berupa asam folat 30 buah. Jika habis dapat dibeli sendiri, atau kalau mau bisa lewat susu promil yang kaya asam folatnya. Asam folat baik untuk perkembangan otak bayi dan sebaiknya dipersiapkan dalam tubuh ibu (4 bulan) sebelum kehamilan. Karena sering lupa bikin minuman buat diri sendiri, saya pikir saya lebih cocok minum suplemen tabletan daripada susu. Lebih aman dari kelupaan..

Asam folat dan kalk untuk promil
(foto di-update tanggal 23 Desember 2014)
Pulang dari RS, saya diajak makan di luar. Sampai di rumah sekitar pukul 14.30. Jalanan padat. Lumayan menyiksa juga buat saya yang sudah dua tahun lebih tidak mengendarai motor sendiri. Untung sudah sholat jadi tidak terburu-buru.. Tak lama tiba di rumah, hari yang memang sudah gelap mencurahkan jutaan titik air lengkap dengan gemuruhnya. Syukurlah tidak perlu kehujanan di jalan.. *lap keringat*
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2 comments:

  1. baru ini uda bilang tulisan dinda segar.. postingan sebelumnye terlalu terasa mendungnye y da? maaf y da.. mohon dimaklumi..

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!