8.02.2013

Trimester 3 #4 (Bidan)

Hari ini periksa kehamilan lagi. Sebenarnya belum jadwalnya sih, tapi berhubung pekan depan kemungkinan pelayanan kesehatan pada tutup, jadi untuk menghindari jadwal pemeriksaan yang lebih berantakan, jadi atas saran Mama saya kunjungan ke bidan hari ini.



Sekitar pukul 5-an sampai di tempat, langsung daftar, timbang dan cek tekanan darah. Tidak ramai, syukurnya. Jadi tidak perlu mengantri lama. :)
Timbangan bu bidan menunjukkan angka 61 kg, naik sekilo berdasarkan catatan di buku kesehatan dari bidan. Normal, insyaallah. Ok deh! Untuk tekanan darah, seperti sebelumnya, tergolong rendah. Tadi 100/60. :(

Saat ditanya mengenai keluhan yang dialami, sebenarnya pengen jawab tidak ada. Tapi karena harus "mumpung" kunjungan ke bidan, jadi segala macam hal harus dilaporkan supaya jelas. Saya bilang saja saya biasanya merasa agak sesak. Saya juga bingung sih, soalnya sesaknya seringkali pada malam hari. Apalagi kalau cuaca sedang panas-panasnya. Kotaku kota khatulistiwaaa.... *tiba-tiba pengen bilang begitu, hehe*  Yang bikin serba salah, kalau cuaca terlalu dingin badan saya juga tidak kuat. Tiap hari kerjaan saya melilitkan syal ke leher.
~bukan buat yang bukan-bukan lo ya, cuma supaya leher lebih hangat. :p

Dan tibalah saatnya saya masuk ruang pemeriksaan. Pertanyaan pertama yang saya lontarkan adalah, bagaimana posisi si kecil dalam kandungan saya... Setelah perut ditekan-tekan oleh bidan, alhamdulillah jawabannya menenangkan hati. Posisi anandaku sayang sudah bagus. Kepalanya sudah di bawah. Alhamdulillah. Benar-benar bahagia sekali, dan agak kaget sedikit karena jeda dari periksa ke dokter kemarin kan sekitar sepekan yang lalu. Gerakan sujud dan nungging ternyata sangat bermanfaat. Subhanallah. Terima kasih ya Allah...

Mudah-mudahan posisi dedek yang sudah bagus ini tidak berubah lagi sampai kelahiran nanti. Aamiin...

Oia, kata bidan sebaiknya saya tetap melanjutkan gerakan sujud/nungging itu sampai waktu kelahiran nanti. Supaya dedek lebih legaan dan supaya posisi yang bagus dapat tetap dipertahankan, katanya. Bu bidan juga bilang sebaiknya saya menghindari mengurut perut (seperti beberapa saran dari orang dekat) karena gerakan memaksa bayi berputar dari luar dapat meningkatkan resiko bayi terlilit tali pusar atau bahkan tali pusar bisa luka/terputus. Naudzubillah...

Yaah, harus diakui cara mengurut perut ini mungkin efektif bagi beberapa orang, namun untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti resiko yang sudah disebutkan bidan jadi saya cari aman saja lah. #Melanjutkan terapi sujud

Selanjutnya pemeriksaan detak jantung. Dug~dug~dug... Kata bidan suara jantungnya kuat. Alhamdulillah... Tapi saya bilang ke bu bidan, dedek belakangan agak kurang lincah. Bidan bilang kemungkinan karena saya kecapean, jadi dedek juga ikutan capek. Biasanya ibu hamil yang berpuasa mengalami hal serupa, tapi berhubung karena saya tidak berpuasa maka kemungkinannya hanya kecapean.

Memang sih beberapa hari lalu pernah capek sekali. Masalahnya setelah itu, emang saya ngapain ya, sampai kecapean (lagi)? :/  *nggak ngerasa capek-capek banget*

Setelah diperiksa saya konsultasi segala sesuatu yang saya ingat. Dari bidan, saya diingatkan untuk konsumsi vitamin dari dokter secara teratur, tetap rutin setiap hari melakukan gerakan sujud luar sholat/nungging yang telah diajarkan, istirahat yang cukup, makan yang bergizi dan hati-hati mengkonsumsi makanan saat hari raya idul fitri nanti. Kalau bisa tidak minum air bersoda, kecuali sedikit bolehlah. ^^

Untuk keluhan saya tentang sesak nafas, bidan tidak mau mengambil resiko meresepkan saya obat. Soalnya selain obatnya keras, gejala sesak yang saya alami hanya di saat tertentu sehingga akan lebih aman jika saya menghindari atau mengatasi faktor pemicunya (misalnya segera keluar dari ruangan yang terlalu pengap, menghindari penggunaan racun nyamuk atau pengharum ruangan yang berbau kuat, atur suhu ruangan dengan kipas angin/AC, dan sebagainya) daripada minum obat. Selain itu penggunaan baju yang longgar juga dianjurkan oleh bidan.

Oia, karena sudah masuk pekan ke 33, saya dianjurkan untuk periksa kembali 2 pekan sekali. Untuk jaga-jaga. Pulang tadi hanya perlu bayar 10ribu, dan alhamdulillah tidak perlu minum obat atau vitamin tambahan.  :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!