9.18.2013

Keloid

Hari ini saya kembali mengunjungi dokter. Sebenarnya bukan jadwalnya untuk bertandang ke tempat praktek dokter, tapi karena masalah kesehatan yang ada saya mau tidak mau pergi juga. Berat hati karena terlalu banyak kenangan di sana. Tapi demi menjaga kesehatan raga, terkadang masalah hati perlu dikesampingkan sementara.

Tiba di rumah sakit sekitar pukul 11 siang. Timbangan menunjukkan angka 54 kg, tekanan darah 100/80. Alhamdulillah normal. Seusai cek berat badan dan tekanan darah, perawat bilang saya masih memiliki waktu 1,5 jam sebelum bu dokter datang. Saya tidak tahu alasan mengapa sampai begitu lama, tapi mungkin dokter mengoperasi orang. Entahlah...

Sambil menunggu dokter, saya, Mama dan Bapak --dua orang terkasih yang mengantarkan saya hari ini-- berjalan kaki ke restoran padang yang tidak terlalu jauh dari rumkit. Saat kembali ke rumkit saya bertemu dengan teman lama bernama Nina yang sekarang menjadi dokter di UGD rumkit tersebut. Lama juga kami berbincang sambil saya menunggu Mama dan Bapak sholat dzuhur. Sekitar pukul satu dokter datang.

Tak lama menunggu saya akhirnya dipanggil masuk ke ruang periksa. Masalah yang cukup mengganggu saya ternyata bernama keloid yang tumbuh pada bekas luka jahitan. Keloid, terminologi kesehatan baru bagi saya yang awam, baru kali ini mendengarnya. Kata dokter, keloid merupakan jaringan yang tumbuh berlebihan pada bekas luka, berwarna merah muda, biasanya gatal dan mudah berdarah karena memiliki pembuluh darah yang lebih banyak daripada jaringan di sekitarnya.

Oleh dokter saya diresepkan 2 tube salep.

lanakeloid untuk keloid centabio sebagai antibiotik
Obat keloid yang diresepkan dokter
(foto di update tanggal 23 Desember 2014)
lanakeloid untuk keloid centabio sebagai antibiotik
2 tube salep: lanakeloid untuk keloid, centabio sebagai antibiotik
(foto di update tanggal 23 Desember 2014)

Kata dokter keloid bisa mengecil, in sya Allah. Tapi kalau merasa sangat terganggu , ingin segera dihilangkan, atau tidak mengecil juga, dokter bilang keloidnya bisa dihilangkan dengan operasi minor. :(  Saya takut operasi, jadi saya memilih cara lambat saja --salep-- dan berharap Allah menyembuhkan keloid tersebut. Aamiin
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

1 comment:

  1. mudah2n cepat sembuh ya sayang... semoga Allah senantia memberikan perlingdungan-Nya..

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!