9.10.2013

Hanif Edelweissar

Akhir tahun lalu, 28-30 Desember 2012, saya dan Kanda berpartisipasi dalam acara hiking di Gunung Gede, Bogor, yang diselenggarakan oleh teman-teman Bapala. Kami berdua diajak Arthum, teman kami yang juga anggota Bapala. Pas juga kami bertiga sudah kolokium saat itu, jadi untuk merayakannya sekaligus refreshing dari sumpeknya Bogor, kami sepakat hiking.

Kata Kanda, salah satu tujuan Kanda ke Gunung Gede --selain refreshing-- adalah untuk melihat bunga edelweiss, sedang tujuan saya awalnya untuk ikut-ikutan Kanda saja. Senang rasanya ikut-ikutan hobi orang yang disayang. Kebetulan saya juga suka hiking, jadi tidak ada keberatan dalam hati. Dan tentu saja saya juga ingin melihat edelweiss.

Setelah bersusah payah (maklum selama ini hanya pernah hiking di bukit yang tingginya tidak lebih dari 1000 mdpl), saya akhirnya sampai juga di alun-alun Surya Kencana. Saya sendiri hanya mampu sampai Surya Kencana (2750 mdpl) dan tidak dapat melanjutkan sampai puncak Gede (2958 mdpl) seperti Kanda dan teman-teman Bapala yang lain pada hari berikutnya, karena badan sedang tidak fit. Badan saya gemetaran karena suhu udara yang dingin menusuk. Belum lagi saat kulit dialiri air gunung untuk wudhu, subhanallah, dingiiin sekali. Baru ditiup angin gunung saja saya sudah menggigil, apalagi kena airnya. Beruntung perginya sudah menikah, jadi ada yang menghangatkan dan menemani saya saat menggigil. Tak terbayangkan kalau sampai harus menggigil sendirian. Subhanallah, Allah Maha Mengatur... Jadi, meskipun kedinginan dan tidak sampai puncak, saya tetap bahagia. Lagipula tujuan saya untuk melihat bunga edelweiss bersama Kanda sudah terpenuhi. Saya sudah sangat puas bisa sampai ke Surya Kencana yang ditumbuhi banyak edelweiss yang bermekaran. Alhamdulillah..

Foto kenangan saya dan Kanda bersama bunga edelweiss di Surken, Gunung Gede (29 Desember 2012)
Positif! (Januari 2013)

Bulan itu saya memang belum datang bulan, tapi karena siklus haid saya kurang jelas berapa hari jadi saya tidak terlalu memikirkannya. Saat persiapan hiking pun saya masih menyiapkan pembalut untuk jaga-jaga, siapa tahu si tamu bulanan mengunjungi saat saya sudah di gunung, tapi ternyata tidak juga. Setelah dipikir-pikir, menggigilnya saya waktu itu sepertinya karena sudah hamil. Soalnya pada awal Januari positif testpack dan saat dikonfirmasi dokter dengan USG, saya positif hamil kurang lebih 4 pekan, jadi kemungkinan saat naik gunung itu usia kandungan saya kurang lebih 2-3 pekan.


Foto USG 2D uk 11w (28 Februari 2013)
Dari awal kehamilan, saya sudah bilang ke Kanda, nama anak pertama kami harus ada Edelweiss nya... Saat belum mengetahui jenis kelamin si kecil, saya sudah menyiapkan nama yang terdengar manis karena, ya edelweiss memang lebih terdengar cewek. Begitu tahu anak kami berkelamin laki-laki, saya sempat tidak terima ketika Kanda mengutak-atik "edelweiss" supaya terdengar lebih macho. Weissar Edolardo, usul Kanda. Awalnya saya oke saja, toh artinya bagus. Laki-laki putih bijaksana yang berjiwa pemimpin. Tapi karena belum apa-apa ada yang memplesetkan namanya, saya sebagai bunda tentu tidak terima. Akhirnya saya kuatkan Kanda untuk tetap menggunakan edelweiss tanpa diotak-atik susunannya. Keukeuh. Edelweiss mungkin terdengar manis untuk anak perempuan, tinggal dimodif sedikit agar lebih macho. Saya usulkan Edelweissar saja. Untung Kanda setuju. Supaya tidak tunggal, kami tambahkan Hanif. Hanif adalah nama yang diusulkan Mama, kebetulan Kanda juga suka nama Hanif. Dari sekian banyak nama islami untuk anak laki-laki dari daftar yang saya kumpulkan, Hanif adalah salah satu nama yang Kanda suka. Artinya juga bagus, muslim yang lurus. Kalau saya oke-oke saja selama artinya bagus dan ditujukan sebagai doa. Jadilah dedek kami namai Hanif Edelweissar, pria muslim yang lurus, putih dan bijaksana...

Cintaku, Hanif Edelweissar (29 Agustus 2013)
Sekarang Hanif Edelweissar sedang menunggu kami di depan pintu surga. Semoga kami bisa bertemu dan memeluknya dan menciumnya lagi, dan semoga Allah mengizinkan kami menikmati surga bersama. Aamiin...

*foto-foto baru ditambahkan pada 9 Oktober 2013
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!