1.04.2015

Kenangan

Kenangan
#SelfReminder
(Sumber gambar: dok pribadi)
Sudah dua hari berturut-turut ini saya dikejutkan oleh berita duka lama (maksud saya, berita duka yang sudah lama tapi baru saya ketahui).

Kemarin, saya baru tahu tentang berita meninggalnya seorang youtuber terkenal. Padahal saya mengikuti channel nya. Awalnya saya pikir komentar singkat di video nya yang saya tonton hanya spam, sebuah kelakar yang tidak lucu. Tapi setelah saya baca lagi di komentar lain yang lebih panjang dan jelas, lalu saya googling, ternyata memang benar. Pemilik channel tersebut telah menginggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.. :'(

Hari ini saya mengalami kejadian serupa. Saya baru tahu bahwa seorang kenalan saya di facebook ternyata juga sudah almarhum. Ketika membuka beranda, saya tak sengaja melihat foto yang ada tag namanya. Pada foto tersebut pemilik, foto men-tag dengan menambahkan kata alm pada awal nama teman facebook saya tersebut. Karena penasaran, saya langsung mengecek profilnya. Ternyata benar bahwa beliau telah almarhum. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.. :'(

Rasanya keterlaluan karena saya baru tahu berita duka tersebut. Keduanya sama-sama meninggal pada bulan mei 2014. Pada sekitar bulan itu saya memang lebih banyak (terapi dengan) blogging daripada bersosial-media atau menonton video di youtube. Saya tak menyangka. Kematian memang tak pandang usia. Turut berduka untuk keduanya: (alm) bang Firmansyah Kuz dan (almh) Tamisha Evette Ridge (meesha tv)... :'(

Secara pribadi, saya memang tidak terlalu kenal dengan almarhum maupun almarhumah. Tamisha adalah diy-er yang sering berbagi video menjahit, sedang bang Firman adalah senior dari fakultas kehutanan (saya dari fakultas MIPA). Tapi sejauh yang saya tahu dan lihat dari profil media sosial yang saya ikuti, keduanya adalah orang yang baik, senang berbagi, dan santun.

Kejadian hari ini menjadi salah satu pengingat penting untuk saya sebagai salah satu pengguna sosial media dan blog, bahwa apa yang saya tuliskan atau ucapkan di hari ini, kelak akan menjadi kenangan bagi orang-orang di sekitar saya. Yang mungkin dapat menjadi pelajaran bagi orang lain yang membacanya. Entah itu pelajaran baik atau pelajaran buruk. Ya Allah..

Sungguh, memikirkan bahwa bisa saja 5 detik lagi jantung saya tiba-tiba berhenti, pikiran saya mengambang. Mengingat banyaknya dosa yang pernah saya lakukan, mengingat banyaknya hal yang belum saya lakukan... Tidak. Rasanya saya tak siap..

Tapi apalah artinya tak siap ketika waktu telah habis?


Semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai salah satu kenangan manis bagi orang-orang yang kita tinggalkan nanti. Aamiin ya Rabbal 'alamin...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

5 comments:

  1. Amiiin...semoga hari akhir kita dalam keadaan husnul khotimah. Merinding mbak, soale baru pulang pengajian nih jadi masih terasa hawa religiusnya hiks

    ReplyDelete
  2. kenangan itu akan lebih terasa apabila kita telah kehilangan... dan Tiap Yang Berjiwa Pasti Merasakan Mati...

    ReplyDelete
  3. Berita kematian masih selalu membuat saya terkejut Mbak padahal kematian dekat dengan kita semua.
    Rasakan kematian semakin dekat pada kita setiap detik.
    Semua orang akan mati kapan saja dan dengan berbagai cara. Oleh sebab itu jangan terkejut! Tetapi setiap kali kematian, selalu kita sebagai manusia biasa, tetap akan terkejut. Ampun Allah.
    Nikmat yang besar akan membuat kita lalai. Saat kita lalai, jika Allah sayang pada kita, Allah akan mendatangkan satu peristiwa untuk mengembalikan rasa hamba di dalam hati-hati kita.Kematian pasti mendatangi kita. Semoga kematian yang baik untuk kita. Ya Allah tolonglah kami dengan berkat Nabi Mu

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!