11.08.2013

Discontinued OCD

Hari ini saya berhenti OCD. Keputusan yang berat juga sebenarnya. Soalnya kan sayang juga ya, tidak terasa sudah lebih dari dua bulan saya menjalani diet ala oom Dedi Corbuzier ini..  Tapi keputusan ini sudah melalui berbagai pertimbangan, jadi harus semangat menjalaninya.. :)

Oke, kita luruskan dulu ya..
Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya, setelah sekian lama berat badan saya hanya turun 1 kg. Hasil yang tidak signifikan. Tapiii itu karena selama ini saya hanya menjalani diet OCD yang jendela makan 8 jam saja lho ya, dan tidak dilanjutkan ke tahap selanjutnya: jendela makan 6 jam, 4 jam, dan puasa 24 jam. Jadi dalam kasus ini karena saya nya yang tidak menjalankan prosedur OCD dengan benar, makanya berat badan yang turun sangat sedikit. Merujuk beberapa teman yang pernah OCD sampai jendela makan 4 jam, mereka berhasil turun kurang lebih 5 kg kok, bahkan bisa lebih. Jadi pada dasarnya diet ini cukup efektif untuk menurunkan berat badan. Tapi balik lagi, untuk saya pribadi saya memilih sampai jendela makan 8 jam saja karena khawatir mengalami efek yoyo dari diet yang terlalu ketat. Maklum, saya punya kebiasaan kurang disiplin jadi kemungkinan mengalami efek yoyo sangat besar.

Sekedar info, efek yoyo merupakan fenomena yang terjadi pada seseorang yang berhenti melakukan diet ketat secara tiba-tiba setelah ia merasa mencapai berat badan ideal. Yang terjadi biasanya adalah berat badan yang sudah turun (karena diet terlalu ketat biasanya menurunkan berat badan dengan cepat) bisa tiba-tiba naik dengan cepat pula, naik turun tidak seperti yoyo. Makanya dinamai efek yoyo.. :)

Berhubung diet OCD ini tergolong diet baru, kemungkinan terjadinya efek yoyo masih belum kita ketahui. Kalau melihat hasil yang nampak pada tubuh pencetus idenya (mister DedCob), sepertinya OCD ini cukup aman dari efek yoyo, dengan catatan mister DedCob menerapkan OCD itu sebagai bagian hidupnya sehari-hari jadi kemungkinan berhentinya kecil. Tapi untuk jaga-jaga, saya main aman saja. Lagi pula tahapan target saya sebelum berhasil menurunkan berat badan adalah memperbaiki pola makan dulu, jadi wajar saja kalau cuma turun 1 kilo. Niat nurunin berat badannya kurang sih... :p

Menurut orang terdekat maupun dokter saat masa nifas dulu, yang harus saya pikirkan setelah melahirkan adalah mengatur pola makan. Masalah berat badan jangan terlalu dipikirkan dulu, yang penting badan sehat. Maklum ya, soalnya sebelum hamil dulu berat badan saya termasuk kurang. Makanya saat berat badan saya naik drastis saat hamil, sekitar 20 kg, dokter maupun sahabat saya yang dokter tidak terlalu khawatir karena ibu hamil dengan berat badan sebelum hamil yang rendah memang perlu menaikkan berat badan lebih banyak dibandingkan ibu hamil dengan berat badan ideal (apalagi yang sudah overweight). *Nah lo, panjang kalimatnya, hehe*  Seusai melahirkan hingga sekarang berat badan saya turun 11 kg, artinya masih perlu menurunkan 9 kg untuk kembali ke berat badan sebelumnya. Tapi balik lagi, yang penting sehat sih. *ada sedikit nada menghibur diri, hahahay* ^^

Meski hari ini positif sudah berhenti OCD, saya tidak menyesal pernah menjalaninya karena berkat mencoba OCD dengan teratur, jadwal makan saya lebih teratur sekarang.

Untuk hari ini, tadi siang saya tetap makan pukul 12 siang dan makan malam sebelum pukul 7 malam. Karena terbiasa OCD, jeda antara jam makan tetap tidak diisi dengan makan berat, hanya minum air putih. Ngemil juga dalam jumlah yang tidak banyak. Bedanya, mulai hari ini saya menambahkan jadwal sarapan, makanya tidak bisa lagi disebut OCD... Sebelum pukul 7 pagi saya sudah sarapan satu gelas susu coklat hangat yang dicampur beberapa sendok oatmeal, tanpa tambahan gula. Entah sugesti atau bukan, tapi saya merasa lebih baik hari ini. Selama tidak berlebihan, saya pikir sarapan memang diperlukan oleh tubuh. Sekali lagi, selama tidak berlebihan. Toh menurut saya yang muslim, saat kita puasa ramadhan atau puasa sunat pun kita dianjurkan untuk bersahur alias makan sebelum subuh. Jadi sarapan pasti memiliki hikmah bagi kesehatan tubuh. :)
*untuk penjelasan medis mengenai manfaat sarapan silakan googling sendiri ya*

Begitulah cerita diet saya hari ini. Mohon disaring dulu info dari saya ya, siapa tahu ada kekeliruan... :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!