10.07.2013

Puisi "Sebuah Tanya"

Puisi favorit saya dan suami, karya Soe Hok Gie. :)


Akhirnya semua akan tiba
Pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku

Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
Lembah mendala wangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika ku dekap kau dekaplah lebih mesra, lebih dekat

Lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua
Yang tua dan terlena dalam mimpinya
Kau dan aku berbicara
Tanpa kata
Tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita

Apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua, kecuali dalam cinta

Haripun menjadi malam
Kulihat semuanya menjadi muram
Wajah-wajah yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti
Seperti kabut pagi itu

Manisku, aku akan jalan terus
Membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
Bersama hidup yang begitu biru
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

1 comment:

  1. ada yang versi nicholas saputra yang baca net, tapi separuh doang nda sampe habis. kalo buat ikun sih cukup berhasil bikin senyam senyum mbayangin nicholasnya :p

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya yaa. Salam kenal!

**Komentar dimoderasi karena banyak spam. Ihik!